Daftar Haji Indonesia … InsyaAllah

Daftar Haji
Bismillah..dengan berbekal agak-agak bertekad..membulatkan tekad, semoga memang ini jalannya..
Akhirnya.. memutuskan untuk mendaftar haji… (semoga suatu hari diberikan ke”MAMPU”an untuk berangkat)
Dengan berbekal, seperti biasa.. “katanya..katanya”, mencobalah untuk menjalani prosesnya.
Jadi, ternyata.. untuk Daftar Haji.. kudu..
1. Tabungan Haji, tabungan haji ini adalah produk dari Bank-Bank yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Oia, tadinya mau buka di Bank Konvensional, ternyataaaaa… sejak kurleb (kurang lebih) 2-3 tahun yang lalu, yang diberikan kewenangan ini, hanya Bank-Bank dengan label Syariah. Jadi deh, buka tabungan haji di Bank Syariah. Kami membuka tabungan nya di Bank Syariah Mandiri (BSM_red, bukan ngiklan loh ya). Buka Tabungan Haji, syaratnya sama aja.. tinggal bawa KTP dan NPWP aja, ga harus di cabang yang sesuai KTP juga (KTP Jakart Barat, bias buka di cabang Jakarta Selatan), syarat buka tabungan haji tiap Bank, beda-beda, ada yang 100ribu, ada juga yang 500 ribu… truuuus.. kalau udah kebuka, mulai deh.. meniatkan diri untuk menabungkan.. hingga sampai ke NOMINAL SETORAN HAJI -NOMER PORSI (tahun 2017 ini, diinfokan saldonya harus sampai 25 juta, jadi saldo tabungan HARUS sampai ke 25Juta+Saldo minimal tabungan) baruuuu deh bisa melakukan PENDAFTARAN HAJI.
2. Dokumen Pribadi
Selanjutnya.. sambil nabung-nabung, sambil menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan :
a. Dokumen Pribadi (FC dokumen di kertas A4, jangan dipotong yaaa)
• FC KTP : 5 lembar ( 1 FC dalam 1 lembar)
• FC Akta Nikah / Akta Lahir / Ijazah : 2 lembar
• FC Kartu Keluarga : 2 lembar
b. FC Rekening Tabungan Haji : 2 lembar
Tabungan Haji dengan keterangan kalau.. sudah terdebet 25 juta nya.
FC Halaman Depan yang ada keterangan nama kita, dan halaman saldo terakhir dalam 1 halaman A4 yak
c. FC Surat Keterangan Sehat + Keterangan Gol. Darah
Surat Keterangan Sehat bisa diperoleh di puskesmas terdekat, atau.. dari dokter praktek juga gpp, bilang aja untuk DAFTAR HAJI, bukan BERANGKAT HAJI ..
Ket Gol. Darah, bisa didapatkan dari pemeriksaan baru atau kalau dulu-dulu pernah periksa dan ada kartunya, tinggal di fotocopi aja 😃
d. Pasfoto
Pasfoto Haji (dan Umroh) khusus.. berlatar belakang PUTIH, dan yang laki-laki kudu berpeci (eits.. peci atau kerudung nya, dilarang berwarna putih yak) dan 80% WAJAH. Kalau bingung-bingung… tinggal ke Studio Foto yang rada bagusan.. biasanya mereka menyediakan PAKET PASFOTO HAJI dan jangan lupa.. cetak agak banyak yaaak.
( Kebetulan diinfokan oleh BSM : uk 3×4 : 22 lembar ; uk 4×6 : 3 lembar)
e. MAP warna Hijau , kalau mau seragam.. diinfokan MAP DIAMOND kode 5002 😝 : 2 buah, kalau mau berbaik hati kepada orang lain.. bawa agak lebih.. kadang di Kemenag ada yang belum bawa.. jadi bisa kita tolongin 😊

3. Persiapan berkas dari Bank
Yap, setelah saldo kita sampai, dari pihak bank akan menyiapkan dokumen pendaftaran haji.. eits.. ga usah khawatir, dokumen ini, disiapkan oleh pihak Bank ga sampai 30 menit kok.. jadi bisa langsung beres, yaitu :
a. Lembar Validasi dari Bank (Asli) : 4 lembar (berwarna merah-kuning-putih)
b. Surat Penyataan Calon Haji Bermaterai (asli) : 1 lembar
c. Surat Kuasa dari Bank bermaterai (asli) : 1 lembar
d. FC Slip setoran Awal Bank (25 juta) : 1 lembar

Lembar-lembar ini, jangan diganggu gugat.. biarin aja… next step, gabungkan dengan Dokumen pribadi nya untuk next step…. PENDAFTARAN ke Kemenag
Oia.. begitu sudah dapat 4 berkas ini dari Bank, Kebijakannya.. KUDU MESTI HARUS DAFTAR ke KANWIL KEMENAG dalam waktu 5 hari kerja….!!! Jadi, dokumen-dokumen pribadi KUDU MESTI HARUS udah siap Juga.
Next…
Next..
4. PENDAFTARAN HAJI
Pendaftaran Haji dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) yang sesuai dengan KTP, kebetulan kami terdaftar sebagai penduduk Jakarta Selatan, sehingga.. kami kucluk-kucluk deh ke Kanwil Kemenag Jaarta Selatan, di…. Daerah Warung Buncit, gedungnya agak-agak “I’m here” alias ga terlalu keliatan, coba aja.. cari-cari gedung dengan catnya agak-agak Hijau. ( dekat REPUBLIKA, kalau dari Arah Mampang, sebelum Pejaten Village. Kalau dari Ps. Minggu.. bisa pakai Metromini (setelah sekian lama.. ngerasain naik metromini lagheeee).
Bagian pendaftaran Haji, di belakang dekat Masjid, di Lt 2 (tulisannya.. tapi sesungguhnya itu lantai ke 3 hehehe. Jam Pelayanan nya, seperti biasa.. Senin-Jum’at, sampai jam 15.00 (istirahat jam 12-13.00) , kami datang jam 13 kurang, alhamdulillah ga ada antrian 😊
Di sini ngapain ajaaaaa…
a. Verifikasi berkas , berkas-berkas yang di atas, memang cuma Fotocopi aja (selain berkas dari Bank yang original), tapi nanti sama petugasnya akan dilakukan verifikasi ke berkas aslinya.
b. Isi Form Pendaftaran
trus, kita dikasi form yang kudu kita tulis tangan, setelah selesai.. tunggu 5-10 menit, nanti dikasi bentuk yang diketik.. jangan lupa.. di CHECK and RE-CHECK.. kalau sudah selesai, selanjutnya…
c. Biometrik, foto digital dan rekam sidik jari , nanti keluar deh.. print out Form Pendaftaran Haji kita, yang lagi-lagi.. kudu di CHECK and RE-CHECK yaaaa… kalau semua udah oke, lalu….
d. Nomer PORSI…..
iyaaaa akhirnya di Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH), di sudut kanannya ada angka NOMER PORSI, Check and Re-check lagi, kalau sudah oke semua, tanda tangan deh.. 5 rangkap.
e. Selesaaaai…..
Dokumen Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) , bukti pendaftaran akan dikembalikan ke calon jamaah (amiin.. amiin).
Terus dengar penjelasan dari petugasnya “kalau nomer porsi kita, akan resmi bisa dilihat di web kemenag untuk melihat kemungkinan tahun keberangkatan”

Note, kenapa kudu harus CHECK-RECHECK ?? : Karena ini dokumen RESMI pakai bangeeet.. disampaikan ke kedutaan dll.. jadi, jangaaan sampai ada yang salah.. ga usah terburu-buru ngerjain isi form nya. Di check nomer rekening, nomer KTP nya, dll..dl.. pelan-pelan aja.

Medio Maret 2017,

Semoga ceritanya berguna…
ga usah takut ribet.. kalau niatnya baik..
insyaAllah dimudahkan.

Oia, daftar antri nya 16 tahun, ini sudah alhamdulillah, Karena bulan sebelumnya aftar antri nya 22 tahun. Terimakasih atas penambahan quota nya.. Raja Salman 😊
(sengaja ditulis.. Minggu kemarin, Raja Salman dari Saudi datang loh ke Indonesia)

Pertemanan yang …

Tentang pertemanan..

14591759_1247251081972398_2386657466910836108_n
Saat terbuka luas kesempatan berteman..
Saat perlu menjaga diri sendiri karena pengaruh teman sungguh luar biasa..

Perhatikanlah..

Bukan sekedar seringnya bersama.
Bukan sekedar seringnya sependapat.
Bukan sekedar seringnya memuji.
Bukan sekedar seringnya tertawa.
Bukan sekedar seringnya mengajak.
Tapi..
Mencari..
Pertemanan yg jujur..
Pertemanan yg tidak melalaikan..
Pertemanan yg tidak merepotkan..
Pertemanan yg majlisnya tidak sia2..
Pertemanan yg mengingatkan pd hak dan kewajiban..
Pertemanan yg perkataannya tdk membuat prasangka dan was was.
Pertemanan yg penuh harapan baik..
Pertemanan yg mengajak pd kesungguhan dan kesabaran menetapi kebenaran.
Pertemanan yg saling mendoakan kebaikan.

Pertemanan yg baik itu,
Saling mencintai karena Alloh..
akan membawa pd kebaikan.
Akan mencari saat tdk bersama di surga.
Terpisah karena dosa..
Tak usah mencari dosa teman, karena sangat mungkin dosa kita sendiri yg membuat perpisahan.
Dan syaithon pasti mencari jalan memisahkan.
Dan syaithon itu dari golongan jin dan manusia.

Taken from Uni’s Note
#Uni’s Story
#Ukhuwah

Persahabatan yang dibawa ke Akhirat

Persahabatan yang dibawa ke Akhirat…

Ketika suatu hari, mendapatkan kabar, ada sekelompok orang yang membutuhkan bantuan.. apapun itu..
yang kepikiran pertama adalah : “Baiklaaah saya aja yang bantu”
Lalu… tersadar.. “yaelah..emang cukup bantuan elo…
gpp.. gpp..
sekecil apapun bantuan yang diberikan..
itu adalah (insyaAllah) suatu kebaikan ..
ALLAH itu Maha Baik.. klo ada niat melakukan kebaikan.. baru niat aja (insyaAllah) udah dicatat kok.
Lalu.. ngapain yak..
Sebenarnya rada malas juga forward-forward message kaya gini.. agak-agak kepikiran “hadeuuh nanti teman-teman ngiranya.. diri ini.. hobi pisan minta sumbangan”,
tapi saat itu.. entah kenapa lagi “rada benar” nih otak Xixixixi..

GA BOLEH GENGSI UNTUK MENGAJAK KEBAIKAN
iseng lah..
forward kabar itu ke teman-teman terdekat..
Cuma revisi dikit-dikit pesannya, mencantumkan nomer rekening pribadi dan nomer HP pribadi.. boro-boro pakai mencantumkan foto kondisi yang mau dibantunya.. Cuma pakai sedikit pisan cerita yang itupun boleh dapat info dari si Uni

Yang terjadi adalah…
Mengharu biru..
betapa respon positif bermunculan dari teman-teman itu.

Lalu mulai bermunculan lah.. notifikasi sms masuk tabungan dengan berbagai nominal.
dan percaya deh.. ternyata.. membantu orang itu.. rasanya BAHAGIA banget

Jangan Gengsi untuk mengajak kebaikan

Mereka, teman apa ne ? teman sekolah ? teman yang tiap hari ketemu ? teman kantor ?

Trus cuma bisa bilang.. ga juga..
Ada yang kebetulan sesekali One sapa.. ada yang kebetulan teman les bareng Cuma 3 bulan.. ‘
Ada yang.. boro-boroooo ketemu lagi setelah lulus SMA.. setelah lulus kuliah…

Hiks…. Masih terharu…
MasyaAllah… ternyata.. memang…
diri ini, alhamdulliah.. ditempatkan diantara orang-orang yang berhati lembut, ringan tangan, dan percayaaa banget sama diri ini..

Persahabatan yang dibawa ke Akhirat….
Semoga bisa menjaga kepercayaan dari teman-teman..
Semoga bisa menjaga persahabatan ini..
Semoga bisa menjaga niat

Persahabatan yang dibawa ke Akhirat…
#Power of Ukhuwah
#Membantu orang itu..membahagiakan

true-friendship-is-based-on-trusthonesty-and-sincere-generosity-of-our-hearts-honesty-quote

A friend, I call Uni

born as the 4th child in the family with 2 brother before make a distance betwen me and my older sister, 7 years distance.
that distance made all kind of “sister-talk” doesn’t really happen.
Well, what can I expect,
when I start to talk, she’s gone to her school life.
When I know A..B..C she’s too busy with her friends
when I can drive my bike, she’s already catching up the bus
When I finally reach the age that can properly do chat (I have my own ID and going to high school), she’s already married.

then, I tried to remember…

From the old photo album,

When I wa a tiny little baby, she’s the one that sitting next to me.
When she can ride her bike, I sat behind her.
when picking clothes for the holiday, I prefer her choices
When college being a tough hard.. her burning spirit always there
(probably because we both take the same major)

it really is takes time to realize
that when I am still a little child, she is my older sister
and now, my sister is my friend

Yups, My Sister is My Friend
big-sister-standing

Luv U sist.

Listen.. and get a lesson from it

Listen.. and get a lesson from it

I really like to have a little chat with my sister,
Why ? because I know, that she went through almost everything far before myself,
I call it “the Journey of Life” or aka experience
She taught me…
If you met this kind situation, better do this
If you met that kind situation, better do that.

That everything that we went through, someone else already through it.
No matter how stormy the storm is, it will pass
The most important thing are, having to realize it, that it is all ALLAH’s wish.
If you are having a hard time.. just be patient
If you are giving a blessing, than be grateful
Well that doesn’t mean that my sister is a super duper a great problem solver.
IMHO, there is nothing wrong, listen the story, and get a lesson from it
Well after all, isn’t a sister will always want the best for her sister
#Alhamdulillah
#yeah..yeah..she’s the number 1 Uni

big-sister-standing

#quote from google search

Antar- Jemput adalah HOBI Ayah kami

Antar Jemput adalah `HOBI` Ayah kami

Ayah senang sekali melakukan hal `antar jemput` ini.
Saya sendiri tidak dapat mengerti, kenapa Ayah melakukan hal itu.

Teman sekolah kami pasti mengenal Ayah kami, karena Ayah kami adalah yang suka sekali mengantar dan menjemput.
Ketika saudara datang, Ayah akan menjemputnya di stasiun, di bandara, dan akan mengantarnya kembali, ke terminal, ke stasiun. Kalaupun ayah tidak sempat mengantar, setidaknya Ayah akan berusaha membelikan tiketnya di sela-sela aktivitas kantornya.
Ketika ada undangan pernikahan dari `sodara` sekampung, Ayah akan berubah menjadi tukang pos nya, Ayah akan berusaha mengunjungi satu persatu orang-orang tersebut.

Maka tak heran ketika menemukan `goggle maps` di tas kecil ayah, di sana kami menemukan kertas kecil yang banyak, dengan tulisan ayah dengan alamat dan cara menuju kesana, saya sendiri pernah menemukan kertas bertuliskan `keluar tol kopo, belokan kedua, lihat plang…` Ya itu lah google maps versi Ayah.

Lalu ketika saya menanyakan `kenapa sih Yah, ayah melakukan hal itu ?`
Ayah bilang ` Ayah kan ga ada uang untuk menolong saudara ayah, jadi kalau hanya ini yang bisa Ayah lakukan, maka ayah akan lakukan, walau cuma sekedar mengantarkan undangan, sekedar menjemput, sekedar mengantar`

Maka ketika suatu hari, dengan berat hati , mobil Zebra Ayah harus dijual, dan Ayah tidak lagi bisa melakukan kegiatannya `wara-wiri`, dan saat itu, kamipun tak pula bisa melakukan apa2..

suatu hari, Ayah mendapatkan telepon dari salah satu minimarket, memberitahukan kalau anak Ayah ada yang mendapatkan hadiah Motor, maka sejak itu.. di rumah Ayah jadi ada Motor, dan Ayah menjadi bisa wara-wiri lagi.

Tapi, HOBI Ayah yang suka Antar Jemput ini, rada susah sepertinya kalau dengan sebuah motor… maka suatu hari, Ayah pun disediakan sebuah Karimun Biru, dengan sedikit ucapan `biar Ayah dan Ibu tak kehujanan dan kepanasan kalau pergi keluar`.

Ya, kalimat itu lah yang sering diucapkan Ayah, ketika ada saudaranya yang bertanya `kama Mobil Zebranyo jo ?`, Ayah akan menjawab `lah dijua`, lalu ketika ditanya `iko, oto sia ?`, Ayah menjawabnya `oto anak, awak mamakai sajo, keceknyo bia awak jo induknyo indak angek di jalan`
Lalu kalimat yang paling Ayah senang `eeee, lah sanang ajo kiniko`

Dan Ayah pun tetap bisa pergi kemana mana dengan mobil karimun itu.

#terimakasih Uni dan Abang, yang sudah berusaha menyenangkan hati ayah, tetap membuat Ayah merasa berguna bagi anak dan saudara2nya.
Facebook-20150524-065725