Asa untuk sang Kupu-Kupu

Asa untuk sang Kupu-Kupu

Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus, tak bisa dipungkiri, adalah sebuah kondisi yang bisa dibilang masih sebuah misteri, ketidakjelasan diagnosa, sehingga terkadang butuh bertahun-tahun dan banyaknya kunjungan ke dokter untuk memahami kondisi ini, hal tersebut pula, yang mendasari Divisi Reumatologi RSUP dr. Hasan Sadikin membuat acara temu pemerhati lupus setiap bulan, dimana dibahas tentang kondisi ini, dengan berbagai narasumber.
membaca buku ini, seperti mengulang kejadian-kejadian kegiatan bulanan yang kami lakukan, yaitu “edukasi pasien”.
sayangnya.. setiap acara yang kami lakukan, hanya dapat tersampaikan kepada segelintir masyarakat (kami menyebutnya “pemerhati”) ,

Kisah perjalanan seorang Odapus (Orang dengan Lupus) ,Anisa untuk memahami kondisinya, bertemu dengan orang lain, mendengarkan penuturan oleh berbagai dokter ahli, dikemas dalam bentuk novel dengan bahasa yang ringan, menyampaikan “bahasa langit” para tenaga medis, dengan cara yang membumi dan luas, kami harapkan, semoga lebih mudah dipahami oleh lebih banyak masyarakat luas.

Asa untuk sang Kupu-Kupu

Asa untuk sang Kupu-Kupu

16730432_10212521939868064_4170736078895022550_n

dsc_0145

dsc_0148

img-20170214-wa0011

img-20170214-wa0013
#wholehearted author
#GoodDoctor
#NicePeopleAlwaysAround
PS : bisa diperoleh di Gramedia terdekat yaaaa

Doctor – Pharmacist kita saudaraan kok

Kita..saudaraan koook…
saya ingat… jaman2 kuliah dulu, ketika adik saya menelpon untuk nanya tugas farmasinya..dan konon tugas dia dikomentarin ‘isinya terlalu kedokteran’ hehehehe… karena saat itu, memang buku yg ada adalah buku kedokteran..
koleksi buku farmasi dirinya belum terlalu banyak…
lalu.. ketika akhirnya kami selesai kuliah, buku kami disusun Ayah… buahahaha..
ternyata..
tebal dan banyaknya ga jauh berbeda..
apalagi yang namanya Farmakope … boleh lah dibandingin dengan Fisiologi Guyton…atau kamus Dorland..sama..sama tebalnya..mirip fungsinya.. ‘tatakan keyboard’ (xixixixi..ngaku deh).
Apoteker dengan sekolah yang lama..ga jauh beda dengan dokter..(dan susaaah… ga percaya.. liat aja passing grade FK dan farmasi..beda tipis kok) jadi samaaa aja, cuma orang baik,pintar,cerdas yang mikir buat masuk ke Farmasi.. (aaaaih..saya belain anak farmasi hehehe).
dan Ayah sering bilang kalau ada sesuatu yang susah dibuat, ayah komentarnya gini ‘ya iyalah susah..ada sekolahnya (kuliah) lagi’
tetap semangat yaa..TS dr dan TS Apt
Salam,
saya..
‪#‎adik‬ dari seorang dr, kakak dari seorang Apt
‪#‎dan‬ teman dari banyaaaak dr dan Apt

Menunggu diantarkan

menunggu diantarkan
18.00….
Penelpon : dok, punten..
Saya : ya
P : kalau dr ahli reumatik yang praktek malam dimana ya ?
S : hm…punten pak, saya tidak hapal..tapi bisa ke RS A, B, C, D. kenapa memangnya pak ?
P: ini dok, papa saya..kata teman-temannya reumatik
S: hm…reumatiknya kaya apa pak
P: itu dia dok, ada demam..trus matanya bengkak
S: ha ? … trus yang bilang reumatik siapa
P : temannya, trus dikasi obat malah jadi gitu.
S: ooo kalau gitu, bukan cari dr reumato dulu pak, tapi ugd dulu
P: iya dok, makanya nyari yang jadwal malam, biar bisa dianter
inhale…exhale…
S: pak, untuk kasus seperti itu..ke UGD dulu..penanganan gawat daruratnya dulu..tinggal bapak cari UGD dari RS yang td saya sebut..ga perlu nyari praktek sore..nanti beliau insyaAllah dihubungi sama yang jaga..bahkan bisa datang ke RS walau tidak praktek.
double inhale..exhale…
harus ya.. sang Papa nunggu hingga malam (yang mungkin keluhannya sudah dirasa (minimal) sejak kemarin… supaya bisa diantar

Cuma sekumpulan orang Jahat

Sebel juga dengar berita mojokin salah satu profesi medis sebagai penghasil produk medis, lalu memojokkan profesi medis lain sebagai yang memberikan..
Kenapa ga ada yang menyalahkan pasien, yang juga diberikan zat itu ??!! Bukan..bukan ketika diberikan zat itu, ketika produk itu sudah mulai tersedia di pasaran..jauh..jauuuh sebelum produk itu tersedia..karena para pasien (dan non-pasien) adalah selalu menjadi orang dibelakang itu semua.
Tau ga, kalau sebuah perusahaan farmasi mau berijin di negeri ini, harus mencantumkan ijin dari seorang apoteker…
tau ga, kalau sebelum dijual, dalam penelitian itu..ada para ahli dari semua bidang ilmu yang ikutan mikirin.. yang untuk bisa ikutan dalam tim itu..sekolahnya lamaaaaa (pakai banget)… mereka sekumpulan orang cerdas…
siapa bilang produsen itu cuma Apoteker..banyak profesi medis dan non medis terlibat (emang..mesin canggih yang bikin itu orang medis??!! Orang teknik kaleeee) ..mereka sekumpulan orang pintar
semua produk medis yang sudah tersedia itu.. hasil kerja belasan tahun..dan keterlibatan ribuan puluhan ribu orang orang sakit dan sehat..mereka adalah sekumpulan orang yang mau berkorban demi kemajuan dan masa depan generasi berikutnya
jadi, kalau ada yang niat banget ngelakuin pemalsuan dll..
mereka bukan dari profesi tertentu..
mereka cuma sekumpulan orang bodoh..
Cuma sekumpulan orang jahat
‪#‎Curcolan‬..anak medis,yang PERNAH ikutan kerja di perusahaan farmasi, PERNAH ikutan penelitian, PERNAH jadi subjek penelitian vaksin,dan MASIH SELALU keluarga juga teman dari profesi medis lainnyaaaaa
‪#‎thankstoAllthesmartgoodkindpeople‬

Untuk membuat yang PALSU, perlu sekolah lagi

Untuk membuat yang PALSU, perlu sekolah lagi”
Obrolan iseng dengan seorang teman ‘banyak amat ya yg ribut dengan vaksin palsu, obat palsu, lhaa itu..tukang gigi palsu, ga ada yang ributin?!!!’
Ahahaha..betul juga…
Ini mungkin jadi cara yg oke… ketika tukang gigi palsu diberantas..mungkin yang ribut juga jadi berkurang yaaak..ga bergigi soalnya xixixixixi..
Trus.. kalo ga ke tukang gigi, kemana dooonk ? heeu… ya ke dokter gigi lah… adaa kok spesialisnya.. yang untuk bergelar itu…sekolah lagi.. yaaaa ga jauh beda lah… bertahun-tahun lagi
‪#‎Yaaa‬ kami mah gitu orangnya.. untuk bisa membuat yang palsu..kami sekolah lagi…
TS drg, ga mau ribut ?
tapiii daaa teman saya yg drg mah.. cuma drg dengan kesabaraaan tingkat tinggiiii

‪#‎thanksToAll‬
‪#‎GoodSmartKindDentists‬

Teruntuk Sahabat yang mau (sedang) Sekolah (lagi)

tumblr_static_55jesgr6j544oss4kso8skc84

Ketika seorang teman “galau” mau sekolah lagi apa ga.. lalu terucap:
“Ntar pas udah lulus tuh anak udah sibuk aje sama temennya.. alhasil ortu dicuekin”

Jleb-jleb gimana gitu.. mendengar kalimat ini.

duuh, semoga ga terucap dari diri sendiri ke teman-teman yang sedang saat ini sedang menempuh sekolah lagi.

Teman saya ga banyak-banyak banget, lucunya lagi, entah kenapa.. teman saya (yang lumayan dekat) dari SMA mengambil bidang yang ga jauh-jauh juga.. bidang medis juga xixixixi (ga luas amat pertemanan mu Ra).

Eniwei.. ini bisa dibilang tahun ke 6 saya nangkring di Institusi yang kebetulan adalah tempat pendidikan lanjutan dokter alias Spesialis, Oia saya pribadi ga sekolah spesialis (entahlah, ga ngerasa panggilan jiwa aja kali yaaak xixixixi), karena udah lama juga nangkring disini, lumayan laah bisa lihat kiri-kanan sok-sok judging kehidupan mereka yang sekolah lagi, walo pada akhirnya saya sampai pada kesimpulan “DON’T EVEN JUDGE THEM” tumblr_mdlhq8TmnB1qjm9bpo1_500yaiyalaah.. dipikir-pikir juga.. saya cuma “mengamati” kehidupan mereka jam 9-15 aja.. padahal kehidupan para residen itu… dari jam..sampai jam ? ga adaaaaa jam ituuuu!!! kehidupan residen itu 24/7/4/12/365 (ngerti kan ?!!).

Balik lagi ke topik awal “mereka teman saya”, iya teman saya, berarti mostly teman-teman yang wanita. Saya selalu salut dengan mereka yang akhirnya memutuskan untuk melanjutkan sekolah..!! ya, karena saya rada sedikit (banget) tahu kaya apa kehidupan di RS ini, jadi agak kebayang aja, berapa kali mereka mengulang-ngulang, merenung, mikir, mempertimbangkan segala-galanya sebelum mereka akhirnya menempuh jalan itu.

Sebenernya sih, mikir ngambil Sekolah lagi itu.. ya.. pertimbangannya CUMA Kepada diri sendiri : siap ga ? , trus kepada Keluarga : mendukung ga ? Kalau dua jawaban “IYA” itu muncul di kepala teman-teman, ya udah, LANJUT AJA SEKOLAHNYA  , Ga usah mikir-mikir amat “ilmunya ntar berguna apa ga ?!”  ya masaak.. belajar sesuatu yang tidak bermanfaat tho yo.. , Kalau masih mikir “keluarga gimana yak ?” - yaaaa berarti masih belum “IYA” dua pertanyaan di atas.

stay-strongSaya selalu berusaha bilang ke teman-teman yang akan/ mau sekolah lagi “kalau tiba waktunya, akan Mestakung (semesta mendukung) koook, don’t worry”.

Jadi, buat teman-teman yang baru akan hendak ingin (galau tingkat tinggi) ngambil sekolah lagi, plis.. plis banget ini mah.. jangan ngeluarin statement-statement ga penting, yang akan buat teman-teman yang lagi berusaha (menjadi lebih berguna di masa depan), mendadak ga fokus. Simpan sendiri semua keraguan kalian, jangan ditebar-tebar ga penting. Kalau kalian mau sekolah, yaaa.. luruskan niat, persiapkan mental diri, minta dukungan keluarga.

Teruntuk seorang sahabat yang sedang sekolah
You-are-braver-stronger-smarter

“Semoga Allah SWT menjaga ketulusan niat kalian untuk belajar dan menjaga keluarga kalian selalu”

#pictures taken from google

Lampu

Lampu

2 hari, lampu di kamar ga nyala, karena keliatan yang rusak lampunya, jadi saya beli lampu baru kmrn, udah riweuh naik2 bangku tambah buku ganjelan, nyaris jatoh, deg2an kejedak…
eeeh tetep ga nyalaaaa,

Akhirnya tadi siang panggil penjaga kosan..trus kata dia ‘ini mah..conector listriknya yang kurang nempel ke lampu.. tah coba nyalain skrg’
Dan tadaaaa… nyala.

Trus ‘dikuliahin’ sama bapak penjaga kosan ‘bukannya di dunia kedokteran sama dok ? Cari dulu sebab di dalamnya.. baru benerin, klo ga, kan percuma ganti lampunya’

Jadi…
saya balik ‘kuliahin’ juga.
lha, lampu ga nyala kan penyebabnya paling ga di 2 tempat…
1 lampu nya..
2.socket nya..
saya ngerjain yang paling bisaaa saya kerjain dan keliatan sama saya.. dan ketika mentok, saya minta tolong sama yang lebih ngerti’

dan pak penjaga kosan ketawa ‘eheheheh, iya ya dok..cari dulu sebab yang keliatan’

#jangan sotoy berkepanjangan
#jika sakit berlanjut, hubungi dokter