Re-registrasi STR…fiuuh for the next 5 years

Re-registrasi STR
Dimulai dengan kalimat yang agak-agak negatif “bakal repot niiih yang namanya registrasi ulang”
Iyaaa, akhirnya hari itu sampai juga, apalagi kalau bukan Surat Tanda Registasi (STR) habis masa berlakunya.
STR apa sih ?
Udah rada basi sih ngebahas itu, intinya sih..
Tenaga Kesehatan (termasuk dokter, dokter gigi (juga katanya perawat dan apoteker) begitu selesai pendidikan harus melakukan registrasi di Kolegiumnya, karena saya adalah dokter, jadi paling bisa cerita yang nasibnya sama.. yaitu tentang proses registrasi para Dokter umum.
Buat lulusan setelah 2009, Ketika lulus pendidikan dokter, ada Uji Kompetensi Dokter Indonesia, yang setelahnya akan mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) intinya sih (sepertinya) ini adalah program perapihan administrasi, jadi para dokter ini akan tercatat sebagai dokter di Indonesia. Kalau udah punya STR, baru bisa mengurus Surat Ijin Praktek (SIP).
Oiaaa.. STR ini ada masa berlakunya, 5 tahun. Jadi klo abis, ya kudu perpanjang, dan mengingat proses verifikasi yang lumayan lama, dah diwanti-wanti, atleast 6 bulan sebelum STR habis, mangga diurus.
Kenapa ?
Yaaa.. IMHO ya.. bagus kok programnya, sebenarnya sesimpel “meminta pertanggung jawaban dari para dokter, demi ‘kebaikan’ dokter dan orang-orang di sekitarnya. Akhirnya muncul yang namanya program P2KB ( Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan ), yang dilihat tentunya apa yang tetap dilakukan para dokter.
Ada beberapa aspek yang dinilai (pembelajaran, pengabdian, professional dll) bisa dilihat di http://p2kb.idionline.org/ .
Tapiiiii.. terlepas dari usaha mereka (team P2KB) untuk ber online2 ria (semoga suatu saat asli kesampeaaan.. biar canggih beneran gitu) , sementara proses ini diserahkan kembali IDI Cabang masing-masing, maksudnya, yaaa apalagi kalau bukan ‘menolong’ para dokter yang tidak sempat ber-online2 ria lah.. dan (mungkin gaptek xixixixi.. termasuk saya).

Langkah-langkahnya.
1. Kucluk-kucluk ke IDI Cabang sesuai keanggotaan.
Nanti di IDI Cabang, akan dikasi borang yang harus diisi dan syarat lain yang diperlukan
(waktu sayaa.. dengan PD nya sudah bawa ‘borang’ yang saya isi2 sendiri, bawa foto banyak.. eeeh ternyata salah semua, ya salah pengisian, salah juga ukuran foto yang saya bawa-bawa xixixi), kenapa saya bisa salah, karena saya “bertanya pada teman-teman yang sebenarnya.. berbeda IDI Cabangnya… gubrak.

Trus timbul pertanyaan lagi “kenapa ketentuan IDI Cabangnya beda-beda??” , hm.. dari yang saya lihat sih, itu dari administrasi aja, bisa jadi jumlah foto berbeda, karena akan digunakan juga untuk data base di IDI Cabang. Gitu-gitu lah.
Ya intinya “Datang Dulu ke IDI Cabang” #bertanya pada orang yang tepat..!!

2. Serahkan sertifikat dan bukti-bukti keikutsertaan dalam kegiatan.
Biasanya paling riweuh “bukti kesertaan di pengabdian”, kalau kebetulan ikut di acara pengabdian yang rada besar, bisa request ke Panitia untuk dibuatkan sertifikatnya. Tapi kalau Cuma dengan baik hatinyaaaa, bikin acara penyuluhan kecil, minta saja bukti daftar hadir para pesertanya (insyaAllah diterima sama IDI Cabang kok) sebagai bukti. Semua sertifikat ini harus diserahkan ASLI dan fotocopi, karena yang aslinya nanti akan di VERIFIKASI, ada cap nya. Sertifikat kapan yang bisa berlaku ? ya sertifikat dengan tanggal yang masuk dalam range masa berlaku STR .
3. Lulus Verifikasi Berkas
Tunggu Kabar dari IDI Cab, apakah berkas yang diserahkan itu LULUS VERIFIKATOR IDI Cab, yang rajin tanya ke IDI Cabang nya, semoga berkasnya ga ke lewat  Proses ini bisa sampai 3-4 bulan, ya eyaaalah 1 dokter bisa menyerahkan sebundel banyaaak, dan diverifikasi satu-satu.
4. Sertifikat Kompetensi
IDI Cab akan lapor ke Kolegium Dokter Indonesia (KDI), nanti keluar yang namanya Sertifikat Kompetensi, mungkin sebulan waktunya.
5. SMS dari KKI
Laporan Berkas yang diterima oleh KKI akan melalui SMS ke nomer yang kita cantumkan, Status Berkas bisa dicek di web kki http://www.kki.go .id , jadi kita bisa tahu sudah sampai mana proses penerbitan STR kita. Tulisan di web nya, STR baru akan keluar 18 hari setelah berkas kita diterima KKI.
6. STR Baru selesai
KKI akan mengeluarkan STR baruuuuu…
7. STR Baru akan dikirimkan ke Kantor Pos Besar, yang sesuai dengan alamat pengiriman yang kita cantumkan di Borang.
8. Surat Panggilan Dari Kantor Pos
Kantor Pos akan mengeluarkan surat panggilan ke Alamat pengiriman Dokter.
9. Ambil STR ke Kantor Pos
Bawa Surat Panggilan dari Kantor Pos, ke Kantor Pos untuk ambil STR nya.. , kalau ga bisa ambil ke kantor pos, buat surat kuasa untuk pengambilan nya.
10. STR BARU diterimaaaaa ..
isinya sama dengan STR pertama yang kita terima lengkap dengan amplop coklat dan map Hijau nya. Berisi 1 buah STR Asli, 3 buah Legalisir STR, 1 kartu STR, dan surat dari KKI nya.

Melihat ke Diri sendiri,
STR saya habis bulan July 2015, dan dengan (merasa terlambat) saya baru mengurus di minggu ke-4 Maret,
• 23 Maret 2015, (harusnya Januari miraaaaa ..) saya menyerahkan berkas ke IDI Cab
• 27 Jul 2015 : dapat SMS dari KKI, kalau berkas saya diterima KKI tgl 1 Juni 2015 xixixi… cek status di registrasi.kki.go.id (dari berkas diterima ke tanggal SMS nya rada jauh juga yak.. hehehe) dengan berita :
“ 03 Juni 2015 : tanggal Surat Tanda Registrasi
12 Juni 2015 : STR selesai, kirim lewat POS “
• 28 July 2015 : Staf Sekre IDI Cabang ngabarin kalau STR saya sudah diambilkan, dan sorenya langsung dikirim ke saya yang ada di Bandung.
• 28 July 2015 malam : Horeeee STR baru saya sudah sampai. Dan setelah saya lihat-lihat berkasnya..
“ 30 Maret, 2015 pembayaran P2KB saya dilakukan… (wooo 1 minggu kemudian, berkas saya selesai di verifikasi, oia kalau berkas selesai diverifikasi akan ada pembayaran yang dilakukan rek Konsil Kedokteran Indonesia (tahun ini Rp. 300.000,-)
11 Mei 2015 : tanggal sertifikat kompetensi
03 Juni 2015 : tanggal STR “

Mau misuh2 tentang SMS yang lama banget, tapi ga jadi ah…
kalau dihitung-hitung.. pengurusan yang saya jalanin sekitar 4 bulanan,
Alhamdulillah staf IDI Cabang nya helpful bangeeeet. Dan saya ga perlu nungguin proses dari pak Pos yang konon katanya selalu bikin deg-deg an.. yaa gimana gaa.. ada berapa STR yang dikeluarin oleh KKI.. ratusan mungkin ribuan.. dan sangat mungkin “keselip”,
jadi Alhamdulillah bangeeet.. IDI Cab nya berbaik hati mengambilkan STR saya ke KKI, trus ngirim langsung ke saya.
Hatur Thankyu ke pihak-pihak yang ikutan saya riweuhin waktu ngurus berkas-berkas ini.. xixixi

STR Baru alhamdulillah

STR Baru alhamdulillah

And Nothing Changes

Ketika udah “berasa sibuk” lumayan susah untuk ketemuan barengan.. dan ketika ga bisa ketemuan yang barengan lagi… Yaaa… mari menyempatkan diri… Di sela-sela kesibukan.. mungkin yang juga harus disyukuri, ketika “pekerjaan” beberapa dari kami adalah “traveling” jadi, ketika salah seorang dari kami melakukan perjalanan, mengusahakan untuk sekedar nyamperin.. let it be, lagi tugas ke Jogja, atau lagi ada kerjaan di Bandung, or ke Jakarta.. Gpp biar sebentar juga.. yang penting tetap terjalin.. tetap tahu kabarnya.

IMG-20141126-WA0015 IMG-20150206-WA0004 IMG-20150207-WA0017

11425841_10206040623766234_1556959837695018460_n

Akhirnya… akhirnyaaaa.. “keisengan” membawa kami untuk memulai percakapan “hayuuuk atuh ketemuan, mumpung lagi “mudik” ke Jakarta semua.

Iyaaa… seperti kata Uthie

Silaturahim itu mengumpulkan yang terserak

Dan itu sangat membahagiakan

Kami bersyukur pada Allah dan berterima kasih pada suami dan orang tua kami karena telah mengizinkan dan mensupport kami untuk bisa berkumpul, bercerita bersama berjam jam

(sesuatu yang sulit untuk terwujud bila pak suami nda bantu megang anak2).

Mungkin lima atau enam tahun kami sudah tidak bertemu berlima dalam formasi lengkap.

Hanya butuh meja makan dan makanan yang secukupnya untuk menemani bercerita tentang hidup kita (no gosip2 ya). Bermula sejak smp, sma, dan persahabatan ini tak lekang jaman.

Meski akhirnya pilihan hidup tidak selalu sama, bahkan Propinsi tempat tinggal kita pun berbeda ya…

Sahabatku, semoga selalu sehat, taqwa dan bahagia ya…

Love you all…

#Uthie’s Note

Meet up ULiNK