Perpanjang Paspor Indonesia ONLINE

Ga kerasa juga.. ternyata paspor Ra udah mau abis, bukaaan.. bukannya udah menghitung hari, tapi masih dalam hitungan 6 bulan sebelum hehehehe.
Sempat dengar-dengar, katanya perpanjang Paspor bisa secara ONLINE, sehingga ga perlu bolak-balik banget, jadi Ra mencobanya.
Ini step yang Ra lakukan
1. Buka web imigrasi online, googling aja nanti muncul kok web nya,
2. Pilih bagian PERPANJANGAN
3. Isi data-data disitu : Jenis Paspor, Nama, Alamat, No Paspor lama, dll sampai lengkap sampai ke alamat email. Disini juga ada permintaan untuk upload syarat-syarat perpanjangan Paspor
Syarat perpanjangan paspor, sama saja seperti bikin paspor baru : KTP, Akta atau Ijazah , Kartu Keluarga, dan untuk perpanjangan ditambah “Paspor Lama”
Tapi, kalau tidak berhasil upload, gpp juga, kebetulan Ra termasuk yang gagal meng-upload.
4. Mendapatkan email notifikasi di email yang dicantumkan, dengan attachment “ BUKTI PENGANTAR KE BANK” dengan Nominal yang jelas berapa yang harus dibayarkan dan No. Billing (untuk ditunjukkan ke Bank BNI)
5. Lakukan Pembayaran di Teller BNI terdekat, jangan lupa bawa yang tadi Print BUKTI PENGANTAR KE BANK dengan Rincian : Biaya Paspor Rp.300.000,- Jasa TI Biometrik Rp. 55.000,- jadi total Rp. 355.000, oia jangan lupa biaya bank Rp. 6.000 jadi total Rp. 361.000,-. Nanti dari Bank BNI, mendapatkan bukti pembayaran dengan No “Jurnal Bank”.
6. Lakukan konfirmasi pembayaran sesuai Link yang tercantum di Email, pilih tanggal rencana mau wawancara dan masukkan juga No. JURNAL BANK yang tercantum di BUKTI PEMBAYARAN dari Bank BNI, lalu jreng..jreng.. muncul deh “Tanda Terima Pra Permohonan” jangan lupa diprint ya, untuk nanti dibawa saat wawancara.
7. Hari Wawancara,Sidik Jari dan Foto
pastikan membawa semua berkas yang dibutuhkan Asli dan Fotocopy.
• Tanda Terima Pra Permohonan
• Bukti Pembayaran dari Bank BNI
• Dokumen Asli KTP, Akta Kelahiran atau Ijazah, Kartu Keluarga dan Paspor Lama.
• Fotocopy :
– KTP dengan ukuran normal sisi satu dan dua pada satu halaman dan biarkan ukuran kertas A4.
– Akta Kelahiran atau Ijazah ukuran A4
– Kartu Keluarga ukuran A4
– Paspor Lama ukuran A4
– Kenapa semua harus ukuran A4 dan pada satu sisi saja ?? karena nanti dokumen ini akan di scan oleh Petugas Imigrasi.
• Materai Rp.6.000 dan Lem
• Pulpen Hitam
• Map ? ga perlu bawa Map gpp, karena nanti Mapnya digantikan dengan Map dari Imigrasi
Kalau bingung-bingung, di belakang ada tempat fotocopian kok, yang udah tahu kudu fotocopy gimana dan juga sedia materai kok. Ra sempet salah Fotocopy KTP karena Cuma sisi 1 hahahaha.. jadi FC lagi deh, selembar Rp.500 disitu.

Datang ke Imigrasi, bilang “Sudah Daftar ONLINE” nanti akan diarahkan untuk antrian khusus ONLINE.
IMG_20150119_080141 Untuk menghindari overload, Imigrasi sudah memasang pengumuman besar-besar bahwa perhari untuk ONLINE hanya diterima 250 permohonan.
8. Tunjukkan Print-Out TANDA TERIMA PRA PERMOHONAN, nanti barcode di scan, Walau menurut Mira, Mira sudah datang lumayan pagi “Jam 8 looh udah di Imigrasi, tapi dapat nomer antriannya tetap aja udah 50an” ya sudahlah.. sabar menanti deeeh
9. trus kita akan dikasih MAP Imigrasi isinya Form dan Lembar Pernyataan  GRATIS..!!!
Form nya Ditulis dengan Tinta Hitam dan jangan Lupa Materai Rp. 6.000,- untuk ditempel di Lembar Pernyataan,
10. Duduk di depan Loket sesuai dengan yang tercantum di Nomer yang kita dapat.
Jangaaan harap deh, bisa tuker2an nomer sama orang lain, karena misalnya kita mau pergi dulu dll, baru balik ntar, biar nomer ga kelewat, tukeran sama orang lain.. BIG NO..BIG NO…
karena di Nomer antrian itu ada barcode nya dan tertulis jelas tuh Nama Setiap Pemohon.
11. Wawancara, Sidik Jari dan Foto
Fiuuuuh.. akhirnya kepanggil juga jam 11.40 an.. barijeung dari tadi tuh deg2an pisan jangan2 baru akan kepanggil after lunch.. hadeuuuh. Anyway Alhamdulillah kepanggil before lunch, di tanya mau kemana, dilihat dokumennya, trus discan deh dokumen2nya oleh petugasnya, kalau kebetulan KTP nya masih salah FC nya,dengan baik hatinya difotocopikan loh. Habis itu dibilangin deh, “Kembali lagi Hari Jum’at ya untuk Ngambil Paspor barunya”, trus dikasih lagi lembar bukti penerimaan SPRInya untuk nanti diperlihatkan saat pengambilan.
 Huaaaa serius nih 3 harian aja.. ga pake lama dll
3 hari Kemudian..
Jreng..jreng.. kali ini Ra datang lebih pagi, jam 07.30 udah sampai di Imigrasi, membawa Bukti Penerimaan SPRI nya.
1. Ke Pak Petugas yang berdiri dekat pintu, bilang “Pak Mau Ambil Paspor” nanti ditunjukin antrian mana yang harus diikutin
2. Diantrian ini, jangan lupa tunjukin SPRI tadi, kalau mau memudahkan Petugas, tunjukkan lagi Kertas yang ada Nomer Billing nya, jadi Petugas tinggal scan aja.. trus keluar deh nomer Antrian nya.. daaaan, Mira dapat nomer 68 wkwkwkw.. sempat berburuk sangka, “alamat dapat after lunch ini mah”
3. Duduk Manis deh nungguin dipanggil.
4. Pas Nomer nya dipanggil, tinggal tunjukin nomer antrian dan SPRI nya. Langsung deh jadi Paspor barunya.. oiaaa Ra dipanggil jam 08.20.. ga sampai sejam loooh.. fiiuuuuh senang banget, padahal udah bawa laptop, earphone bersiap-siap untuk ngapain gitu sembari nungguin.
5. Oia, Kalau mau ambil Paspor lama, boleh banget.. tinggal isi formulir, tempel Materai Rp.6.000,- tanda tangan deh
6. DONE… yeaaah Done

IMG_20150119_075946

Ah iya, mau mengagumi KANIM I Bandung dan Web Imigrasi nyaaaa, berhubung dulu juga pertama kali buatnya di KANIM Bandung juga, tapi ga online.
1. Petugasnya
Dimulai dari pak satpam yang baik hati dan petugas-petugas lainnya yang full murah senyum
Ingat ya, ketika pertama kali datang ke KANIM, jangaaan asal ikut antrian, tapi samperin dulu Pak Petugasnya, dan bilang ngapain. Kalau ga, halaah bisa salah ngantri..dan antriannya panjaaang
2. Nomer Antrian TERBATAS
Karena diberlakukan Nomer antrian terbatas yaitu 250, walau dibilangin”pengambilan nomer sampai jam 12.00”, tapi jam 10an, sudah ga tampak lagi antrian mengular, karena ya itu tadi.. Mesin Antriannya hanya mengeluarkan nomer sampai 250.
Jam berapa kudu ngantri ? hm.. berdasarkan pengamatan Ra yang datang jam 07.30 pun sudah dapat nomer 068.. hm..sepertinya jam 07.00 udah boleh ngantri tuh. Tapi ingat, jangan kesiangan datangnya =) nanti keabisan tuh.
3. Online and Linked
Begitu selesai isi aplikasi di website imigrasi, langsung dapat email reply nya
Begitu selesai pembayaran di Bank BNI , langsung dapat email notifikasinya
Kalau ragu-ragu2 pas hari pengambilan, status Paspor kita bisa dilacak di Web, atau SMS (sayang, Ra ga sempat nyatat nomer SMSnya di Billboardnya)
Dan walau Mira tidak Ber-KTP Bandung, tetap bisa buat paspor di Bandung =D
4. Loket yang disesuaikan, Loket-loketnya sudah dibagi-bagi untuk yang datang langsung, atau daftar online, khusus pengambilan, bahkan ada loket khusus untuk Lansia dan Balita.
5. No additional unnecessary budget
Total pengeluarannya :
Biaya Paspor 48 Hal Rp. 300.000
Biaya Biometrik Rp. 55.000
Biaya Bank Rp. 6.000
Materai Rp. 6.000 (Ra bawa sendiri sih)
Fotocopy 1 lembar Rp. 500
Parkir 2x kunjungan (ga perjam) Rp. 4.000 (Cuma untuk ngasi petugas parkir)
Total Rp. 371.500
Dibandingkan 5 tahun yang lalu, sekitar Rp. 300an juga.. IMO masuk akal.

6. Fasilitas Ruang Tunggu
a. Big Screen
Yups, untuk menampilkan nomer antrian, sesuai dengan tempat duduk antrian, ada Layar Besar yang menggantung, dan kalau kita daftar online, di layar itu bakal tercantum Nomer Antrian dan Nama Kita. Setidaknya.. ga akan berburuk sangka kita disalip orang dll, karena nomer antrian 1 untuk 1.
b. Televisi …!!!
Untuk nunggu antrian wawancara and sidik jari dan foto, jangan lupa bawa buku, atau laptop atau apapun untuk mengisi waktu, tapi kalaupun ga bawa, ga usah khawatir, ada Televisi koook di ruang tunggu, dan channel nya pun.. Televisi Berlangganan.. prok..prok.. keren. Kemarin pas Ra ngantri, yang diputar acaranya “just for gags”, jadi ketawa-ketawa bareng sama yang pada ngantri lainnya.
c. Minuman
Di depan tiap-tiap loket antrian, tersedia air mineral gelas, Gratis, dan ga dibatasin juga mau ambil berapa kali, Cuma yaaa tahu diri aja sih, jangan ambil banyak-banyak.. tapi dasaaar tipikal orang.. hadeuuh disediakan rapi2 gitu, plis deh, mbok ya klo abis minum, gelasnya dibuang ke tong sampah yang tersedia di beberapa pojokan, jangan abis minum, trus gelasnya ditinggalin di tempat duduknya, trus pindah tempat duduk.
d. Permen
Awalnya sih penasaran, ada pot2 lumayan tinggi di dekat minuman tadi, Iyaaa, di samping minuman, disediakan juga permen loooh.. permennya ? jangan salah, yang mira lihat adalah yang Berkilau.. intinya permennya ga abal-abal kok, dan lagi-lagi GRATIS.
e. Ruang Menyusui
Mira Lihat ada ruang Menyusui.. tapi pas mira lihat sih, belum rapi.. tapi melihat melihat ada tulisan itu.. prok..prok..keren. semoga segera terwujud..amin..amin

Kesimpulan… Yeaaay Indonesia semakin Maju Systemnya.. prok..prok..prok… KEREN..
walau dengar2 kalau ONLINE cukup SEKALI DATANG, pada KENYATAANnya jadi DUA KALI DATANG, tapi Ra Puas banget sama pengurusan paspor kali ini, sesimpel, googling syarat apa aja yang diperlukan, do it online, Bayar ke Bank Terdekat, Datang ke Imigrasi Pagi2..
Perpanjang Paspor beneran Bisa dilakukan secara ONLINE dan cuma perlu 3 hari kerja untuk mendapatkannya.

Advertisements

2 thoughts on “Perpanjang Paspor Indonesia ONLINE

    • 5 tahun lalu, bolak baliknya 3x, pakai angkot @8 ribu, jadi 24ribu, beli sampul plastiknya paspor 10ribu, fotocopy dllnya 5ribu karena salah mlulu..jadi, hampir 300abisnya. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s