How To Reach Vienna Austria

BAGAIMANA KE VIENNA

Cerita ini, xixixixi.. sebenarnya campuran 2 orang, cerita si akooh yang mendadak jadi semacam travel agen hehehehe, untuk nyiapin perjalanan dinas si Dia (suami). Karena untuk kasus si Dia, kebetulan berangkat karena urusan pekerjaan menggunakan paspor dinas (paspor biru), dan tidak berniat wara-wiri ke negara tetangga, jadi untuk urusan visa ga perlu ngurus visa Austria atau Visa Schengen. (Austria menetapkan, untuk kunjungan tidak lebih dari 30 hari, dengan paspor dinas tidak perlu mengurus visa)

Perjalanan ke Vienna dapat ditempuh dengan beragam jalur, tergantung nyamannya mau pakai flight apa, dan berapa kali transit, yang terutama sih pertimbaangan harga tiket. Di sini saya sampaikan contoh untuk 1 x transit:
• Transit di timur tengah. Kita dapat menggunakan airland seperti Qatar Air: Doha, Emirates / Etihad: Dubai )
kemarin pak Suami pakai Qatar Air.
• Transit di Bangkok. Dari Cengkareng menggunakan pesawat Thailand airways atau Garuda Indonesia,
dilanjutkan ke Vienna.
• Transit di Istanbul, bisa menggunakan Turkish Airlines lalu ke Vienna.

Kalau menggunakan KLM, transitnya 2 kali. Di KL, trus Amsterdam, baru menuju ke Vienna
Teman suami mendapat tiket promo (pp) yang lumayan murah ke Vienna. Jadi beliau melakukan perjalanan dengan beberapa kali transit dengan rute, Jakarta – Hongkong – Moscow – Vienna. (Agak wow rute nya, namun beliau sangat menikmati perjalanannya. 😊

Setelah landing di Vienna International airport, berikutnya untuk menuju ke kota Vienna nya, bisa milih jalur bis atau kereta.
1. Airport Bus : Jalan keluar, nanti kelihatan beberapa Halte, pilih Halte No.9 untuk ke arah Vienna International Center (VIC) ; tarifnya 8 Euro (€) (ada pilihan tiket Return 13 € ), bayarnya langsung ke supirnya (xixixixi.. ga ada kondektur).
Catatan Penting : Ternyata airport bus ini, tidak beroperasi 24 jam (seperti yang tercantum di website Airport Bus Vienna, hiks..hiks…), terakhirnya jam 20.10 waktu Vienna

2. Kereta. Sesampai di Vienna Airport, begitu keluar pintu menuju ke KANAN (ke arah kiri juga bisa, Kita akan sampai ditempat yang sama), ada jalan ke arah bawah tanah, langsung menuju stasiun kereta S-bahn OBB (bukan CAT) ke Wina. Ingat jangan kereta CAT ya, (tarif OBB lebih ekonomis dari pada CAT).

Belilah tiket kereta di mesin tiket, beli ke jurusan Wina sekitar 4-5€. Klik gambar bendera Inggris agar menu Bahasa dalam English version. Bentuk tiketnya seperti gambar di sebelah kanan

Lihat jadwal keretanya, untuk kereta S7 (OBB) yang ke jurusan Wien Floridsdorf, keretanya berangkat jam berapa dan di platform berapa. Tunggulah di jalur yang ada petunjuk keretanya.

Naiklah kereta tersebut sampai stasiun Praterstern. Setelah tiba di Praterstern turunlah ke lantai dasar.
Kalau di Googlemaps inilah lokasi stasiun Praterstern: https://maps.google.com/maps/ms?msid=205992757312066855912.0004f141ab1f8cb519966&m sa=0&ll=48.218325,16.393619&spn=0.010408,0.026157&iwloc=0004f141ac525e10b56b3

Stasiun Praterstern punya dua muka, menghadap ke Barat (yang ada terminal bus dan trem) dan sebaliknya menghadap Timur (yang ada stasiun bawah tanah kereta U-bahn).

Peta jalur U-Bahn diberikan pada Lampiran Gambar.

Kalo urusan di Wina selama 1 minggu, kita bisa beli tiket mingguan seharga 16 Euro. Dengan tiket ini kita bisa naik tram, bus, semua jalur U, dari ujung ke ujung sampai pingsan (free). Tiket mingguan ini berlaku mulai hari senin – minggu. Beli tiketnya pakai mesin yang ada di setiap sudut-sudut stasiun. Caranya seperti di atas, (ingat ya pilih bendera inggris agar Bahasa berubah ke English version).

MENGINAP

Berhubung kami tidak punya kartu kredit, jadi dengan ber-googling ria, alhamdulillah ketemu juga web Hotel.De (semacam booking.com) yang menyediakan pilihan “Bayar di tempat” dan tidak perlu mencantumkan kartu kredit (kecuali check in nya setelah jam 18.00). Berdasarkan rekomendasi dari teman-teman sebelumnya juga, suami request untuk menginap di Lenas Donau Hotel karena hotel ini dilewati airport bus, dekat dengan VIC cukuplah jalan kaki sekitar 1 kilometer (asalkan bukan winter ya).

Fasilitas di Hotel Lenas Donau
• Pilihan kamar beragam (single, double, family dengan harga mulai 47 Euro/room-night (breakfast included lhooo)
• Free Wifi (meskipun tiap hari kudu ambil kupon password wifi di Front Office, karena tiap hari diganti)
• Punya ruangan besar untuk titip koper (free).
Suami check out hari sabtu sementara tiket pulang ke tanah air jam 21.30, sehingga si mas keluar hotel jam 10an lalu titip koper ke FO dan city tour Vienna seharian pakai tiket mingguan di atas. Suami katanya balik ke hotel jam 4 sore, ambil koper, lalu nunggu di halte bus airport (dekat Lenas Donau, bis akan berhenti setiap kelipatan 1 jam 05 menit (dimulai dari pagi hari hingga jam 19.05). Misalnya berhenti di halte itu jam 08.05 maka bus berikutnya berhenti lagi di jam 09.05. On Time ya. Lebih baik nunggu atau anda akan menyesal.

Pilihan hotel lainnya dengan tarif terjangkau versi penulis adalah Hotel Ibis Budget Wien Messe.

Bila anda menginap di Hotel Ibis Budget Wien Messe di jalan Lassallestraße maka keluarlah dari pintu Timur Stasiun Praterstern. Tengok ke arah kiri patokannya ada gedung Bank Austria yang ada di jalan Lassallestraße, berjalanlah ke arah Bank Austria itu. Hotel Ibis Budget Wien Messe satu deretan dengan Bank Austria, kira-kira 500m dari stasiun Praterstern.

Lokasi Hotel Ibis Wien Messe di Google Maps:
https://www.google.co.id/maps/place/Hotel+ibis+budget+Wien+Messe/@48.2223597,16.395552
8,566m/data=!3m2!1e3!4b1!4m5!3m4!1s0x476d0703799f0c1d:0x4fb5258dbed52626!8m2!3d48
.2223597!4d16.3977468

Bila anda menginap di Hotel Lenas Donau maka turunlah ke lantai bawah tanah dimana jalur kereta U1 yang kearah Leopoldau berada (lihat foto di bawah ini)

Dari stasiun Praterstern naik jalur U1 dan turun stasiun Alte Donau (Stasiun ke 4 setelah Praterstern). Stasiun yang akan dilewati adalah stasiun Vorgartenstraße, Donauinsel, Kaisermühlen VIC dan akhirnya Alte Donau. Atau bisa juga turun di Stasiun Kagran lalu naik Tram No. 25.

Jika turun di stasiun Alte Donau ambil jalan ke kiri terus jalan sampai perempatan dan menyeberanglah. Ambil jalan ke kiri terus melewati danau sampai akhir nya ketemu hotel Lenas Donau di perempatan. Jarak antara Stasiun Alte Donau ke Hotel Lenas Donau sekitar 600m.

Hotel Lenas Donau

Ini lokasi hotelnya di Googlemaps: https://maps.google.com/maps?q=Lenas+Donau+Hotel,+Wagramer+Stra%C3%9Fe,+Vienna,+A ustria&hl=en&ie=UTF8&ll=48.239163,16.42993&spn=0.003678,0.006539&sll=48.239609,16.4
29925&sspn=0.010404,0.026157&oq=Lenas+Donau+Hotel+&t=h&z=18&iwloc=A

Daerah Wisata yang terkenal adalah bangunan-bangunan kuno antara lain Gereja Stephan. Dari Kagran atau VIC naik U1 arah Reumanplatz nanti turun di stasiun Stephanplatz). Sepanjang jalan di kiri kanan jalan adalah bangunan kuno dan museum.

Atau kalau kalian adalah penggemar sepak bola, mau berselfie-ria di stadion, ada 2 klub sepak bola di kota Wina, yaitu Rapid Vienna dan Austria Wien.
Dari hotel Lenas Donau naik tram 25 menuju Kagran station lalu naik U1 ke arah Reumanplatz turun di stasiun Karlsplatz (transit) lalu pindah jalur naik U4 arah ke Hutledorf (stasiun terakhir). Keluar stasiun berjalan ke arah kanan. Intinya GPS: Gunakan Penduduk Setempat 😀
Sementara kalau hendak menuju klub sepak bola Austria Wien, naik U1 juga ke arah yang sama turun di stasiun Pratestern (transit) lalu pindah jalur U2 arah Aspernstrabe. Turun di stasiun Stadion. Jalan deh. Foto foto deh.

Demikian, pengalaman saya menyiapkan perjalanan dinas suami dan pengalaman suami saya berkunjung ke Wina selama 1 minggu. Mudah mudahan, next trip, kami dapat travelling berdua ke Wina.

Salam,

Mira AN & Mas Reh

Advertisements

Commuter Line at Jakarta

Commuter Line at Jakarta

Yes, Jakarta the Capital City of Indonesia.
Here is one of the transportation you can use, when visiting and taking Jakarta Tour. It is call Commuter Line, Basically.. it’s a train.. yes it’s a train, with 8 to 10 passenger wagons (passenger cars), passing railroad of course.
Commuter Line, or most people call it “ComLine” travel among places in Jakarta, you may often heard JABODETABEK , it is short for the city of Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi, well the comline serves that route JABODETABEK.
Going around the city with comline, are slightly different with the usual train you use if you go between province (like Jakarta to Bandung), here are about comline
1. TICKET

Cards

Well, if you want to take comline, instead of buying a ticket…you have to use special card, the card can be top-up consist of your cash balances, later if you use it, your cash balances will be reduced.

There are several types of card:
1. Tiket Harian Berjaminan, it’s a card that you can only use single day, on the day you bought it, it also can only be used just as exact route, so you cannot add your route later.. you can buy it at the ticket counter or several station provide its through vending machine.
2. COMMET Commuter Electronic Ticketing
, it’s a card that you can use every day, all you have to do is top-up the cash balance in it. You can only top-up it at the Station or several merchants in corporation with Indonesia Railroad Company. If you are planning just taking comline tour, you can use this kind of card.
3. E-Money card, yups.. several National Bank in Indonesia already publish their e-money card, this also as part of Indonesia National Cash-less program. Several Bank even gave the card for free, all you have to do is top-up the Cash Balances, and it can be done at the station, ATM, several merchants, even from your mobile or internet banking, Another advantage of this card, it is also acceptable for paying toll road, buying food and beverages, even for taking the transJakarta Bus… and can be used in another city
Other than card… there are also bracelet… yes Indonesia is advancing technology, it may look little bit late than other country… at least we are moving steps =D
TAP IN -TAP OUT

Check your balances here


First thing to do, if you are using COMMET or E-Money Card, check the balance first, you can find near the ticket, a little red box. If the balances are sufficient, all you have to do… is TAP IN, and at the end of journey.. do another TAP out.

2. SCHEDULE

Comline has busy schedule, if you missed it, you can always wait for the next one, depending on the route.. the departures are varied around every 5-30 minutes. However.. Comline is currently one of the first list of transportation, especially those with high mobility, try to avoid the rush hour, so you don’t bump with lots, lots of workers in early morning (before 8 AM) and the afternoon (after 4PM)’
Several station have a schedule board with updated position of each comline.

The last updated schedule as per follow JADWAL-GAPEKA-2017-update-19-April-2017-2

3. STATIONS

Comline indeed as part of Indonesia Railroad, although using the same railroad, there are slightly different with the usual train that passing to others province. The Main Train will stop at the MAIN STATION GAMBIR, while comline stops other than that, there are also transit station if you wish to jump to another route. Transit Station are Tanah Abang Station, Duri Station, Manggarai Station, Jatinegara Station, Jakarta Kota Station, Citayam Station

Comline station are disability friendly.. you can find yellow mark on the floor for those who are blind.. and several station also provide an elevator

And make sure you are on the right platform.. =D

4. SPECIAL CARS

Comline provide the first and the last of its cars for women only, you can see the different as it usually painted the color pink.
Other than that, as part of the courtesy, in each car, around the corner, special couchs are provide for those elderly, pregnant woman, disability. It’s a common sense to provide them.

NOTES

* Always take note for what is prohibited during your ride

* Comline fare for the first 25 km are 3.000 IDR and farther than that additional 1.000 is added.

* Make sure the balances always sufficient, a minimum balances currently is 13.000 IDR.

* Comline also take luggage policy, only as size as cabin luggage are allowed.

* For children there are no privilege, for those with height above 90 cm, same price are charged

* Comline and all the stations are NON-SMOKING AREA

* Most Comline are air conditioned

* Announcement are bilingual : using bahasa Indonesia, and English

Have a nice comline ride 😀

Perpanjang Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) TPU Karet Pasar Baru

Perpanjang Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) TPU Karet Pasar Baru

Another 3 years passed by

Ga kerasa, udah berlalu lagi 3 tahun, saatnya mengurus kembali dokumen Alm. Ayah.
Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM), adalah sebuah dokumen Ijin yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk penggunaan Tanah Makam, kira-kira seperti bayar kontrakan kalau kita masih hidup.
Ada beberapa ketentuan untuk mengurus IPTM, yaitu..

IPTM dikeluarkan per-3 tahun,
jadi ga bisa bayar dimuka untuk berpuluh tahun, kudu diurus per 3 tahun, jadi terserah deh mau sang ahli waris sedang berada dimana, begitu sudah masuk bulannya atau atleast 1 bulan sebelumnya baru bisa diurus perpanjangannya, kebetulan kemarin bahkan Ra diceritakan oleh petugasnya, ada yang datang dari Medan untuk perpanjang IPTM disini. Dan ga bisa juga asal sempat trus mengurus, kemarin ada yang ditolak oleh petugasnya, karena masih terlalu lama, lebih dari 3 bulan lagi baru abis.

IPTM boleh telat diurus sampai maksimal 3 bulan

Yups, di suratnya dituliskan begitu, sampai maksimal 3 bulan telat, kalau tidak, maka otomatis Tanah Makam akan digunakan untuk jenazah lain.

IPTM diurus di PTSP (Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Kelurahan Mana aja.
Ra ngejalanin sendiri, berKTP Jakarta Selatan, Dulu alamat Ayah di Jakarta Barat, Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet ini di Jakarta Pusat, tidak ada keharusan mengurusnya di Kelurahan Alamat Mira, Alamat Ayah atau TPU. Saran, mending di PTSP kelurahan terdekat TPU aja.

Oh iya, kalau dulu IPTM dikeluarkan dari kantor TPU sekarang pengurusan IPTM lebih terintegrasi, online..tsaaah keren lah pokoknya..prok..prook..

Yang harus dilakukan adalah :

1. Mempersiapkan berkas :
a.Ijin Penggunaan Tanah Makam (IPTM) ASLI yang dimiliki sebelumnya, jika tidak ada, bikin surat kehilangan dari kepolisian
b. Fotocopi IPTM terdahulu 2lembar
c. Fotocopi KTP ahli waris/ keluarga 2 lembar (KTP yang datang mengurus saja, bukan seluruh ahli waris yaaaa)

2. Datang ke TPU yang dituju
Mira datang ke TPU Karet Pasar Baru Barat, di Lt.1 nanti lapor ke petugasnya “Pak, saya mau perpanjang IPTM”, nanti dicek dulu, kalau masih lama abisnya, biasanya disuruh balik lagi, kalau sudah waktunya, dipersilahkan ke Lt.2
di. Lt.2 ketemu teteh cantik yang baik hati, nanti diminta isi buku tamu.. lalu berkas kita diproses, dan dibuatkan “Surat Pengantar dari Petugas TPU”, lalu berkas kita dibundel dan dikembalikan, dan dipersilahkan untuk ke kantor kelurahan terdekat.
Jangan sembarangan datang yaaa.. TPU ada hari dan jam kerja nya, TPU Karet Pasar Baru Barat 5 working day, alias 5 hari kerja, Senin – Jumat ajaaa bukanya

3. Datang ke PTSP Kelurahan terdekat
Kelurahan terdekat dari TPU ada beberapa : Kelurahan Karet Pasar Baru, Kelurahan Tanah Abang, Kelurahan Kebon Melati.
Mira milih Kelurahan Kebon Melati, sampai di PTSP, serahkan berkas, lalu mengisi formulir, eits..pakai materai 6 ribu yaaa 1 buah, fiuh untungnya mira selalu bawa. Lalu dokumen dibawa ke dalam, truuus.. dapat Surat Perintah Bayar (SPB), dengan virtual account dengan nominal sesuai Blok Makam, masalahnyaaaa… ini harus dibayarkan di BANK DKI.. gubrak…dan kebetulan Kelurahan Kebon Melati ga ada BANK DKI nyaaa.. hiks, tapi alhamdulillah…. Ada ATM nya dan bisa pakai kartu ATM Bank mana aja.. fiuh.. jadi mira langsung bayar di ATM tersebut, struknya langsung mira serahkan kembali ke petugas PTSP, tandatangan bukti bayar..trus nunggu lagi… ga sampai 15 menit..akhirnyaaa IPTM nya selesai.. horeeeee

4. Kembali ke Kantor TPU
Yups, IPTM baru tersebut, difotocopy sekali.. fotocopi nya diserahkan kembali ke petugas di TPU untuk dicatat bahwa kita udah perpanjang IPTM

Selesaaaai… Oia, proses in dikerjakan sendiri, tanpa minta tolong Calo, dll, tidak dikenakan biaya tambahan

Big Bad Wolf 2017 Books Hunt.. yeaay

BIG BAD WOLF Books 2017

Dibilang kutu buku, kayanya ga juga, tapi hobi beli buku… hobiiiii..

Buku selalu menjadi teman yang menyenangan, buku tuh. Kaya jendela dunia.. ehehehe, dan somehow.. mira lebih suka memberi hadiah buku daripada benda lain seperti boneka dll… bukan apa-apa sih, asaaa lebih guna aja.

Oia, ada event yang terkenal bangeeet namanya Big Bad Wolf (BBW) , ga ngerti juga kenapa dinamain begitu, apa Karena orang-orang yang datang kesana, model-model aura si Serigala Besar Jahat (Big Bad Wolf) yang ngabisin semua milik 3 babi… (yeaaaah, I know that kind of fable too), alias bisa kalap belanja.

BBW tahun ini dilaksanakan 21 April – 2 Mei 2017, 280 jam..nonstop, jadi asli daah bisa kesana pas midnight puun. Lokasi BBW tahun ini di ICE BSD, tahun-tahun lalu sih, aaah boro kepikiran untuk melipir.. lha wong jauuh dari Jakarta apalagi dari Bandung. Tapi.. berhubung sekarang Ra tinggal di Serpong, ke ICE BSD tuh.. Cuma 4-5 km… aaaaa apalagi pakai motor..tinggal sat-set-sat set ajaaaa.. ngesot hehehehe. Dan kebetulan berikutnya adalah.. bisa kucluk2 disaat hari kerja dan jam kerja, less crowded off course., ngik. BBW provides imported books and local books dengan diskon gede-gedean banget.

Untuk buku import, kisaran harganya di 75 ribu keatas… yaa emang bener diskon 60-80% nya, lha Ra liat harga bukunya 25 USD, 19.99 Poundsterling .. yaaa kira-kira hampir 400 ribu rupiah ..dibandrol dikisaran 80ribu rupiah aja, karenanyaaa akhirnya berdasarkan permintaan sahabat yang jauh2 demi anak-anaknya juga (Bandung, Jakarta,dll), berangkat lah Mira kesana…wooooaaaaa…. Ini gede bangeeet luas dan adem hehehe.

Ahahaha..serius, mira datang 2x kesini, Mulailah Ra ngelilingin, model kaya Pacman menyusuri tiap lorong hehehehe.. trus dikit-dikit foto display nya untuk dishare ke teman-teman yang nungguin buku yang dicari.
Overall waktu yang mira habiskan adalah 4 jam.. alhamdulillah itu jugaa Karena ga pakai antri banget di kasirnya, Karena konon, kalau datang pas weekend or malam, ngantri di kasirnya ajaaaa bisa sampai 4 jam. Abis itu langsung pulaaang ajaaa hehehe. Besoknya lanjut lagi

Tips datang ke BBW,
1. Datang di Hari Kerja dan Jam Kerja (amannya jam 09.00-14.00), ahahaha.. yaaaa kan ini saran aja. Kalau diatas jam segitu, nanti ada anak sekolah yang udah bisa melipir juga, penuh juga deeh.
2. Bawa Cash, alias Uang Tunai, untuk mencegah kekalapan belanja hehehe kecuali ada titipan dari teman-teman, yang berarti kita mah belanja nya doank, uang kita Cuma nalangin aja, tahun ini BBW kerjasama nya dengan Bank Mandiri, jadi klo keabisan cash, ada mesin EDC di tiap kasir. Nooooppppeee.. ga ada ATM Mandiri or BCA (sengaja nyebut merk) yang terletak di sekitar venue BBW), untuk bank lain tersedia sih.
3. Bawa Bekal, atleast minum, makin kesini, BBW makin luas aja tempatnya… jadi wara-wiri begitu lumayan pegal dan haus jugaaa.. sebenarnya ada foodcourtnya, lucu dengan model Food Truck, dan menu bervariasi jugaaaa , cumaaa harganya yaaa lumayan lah.. oia, kalau mau yang rada murmer makannya.. turun aja ke parkiran, di Parkiran banyak kedai makan, buat yang biasa ngantor.. pasti biasa juga ke kedai seperti ini, lumayan bisa pesan indomie goreng dan capucino ajaaa hehehehe.
4. Prefer Jangan bawa Baby , namanya juga tumpukan buku, banyak orang, kasian aja baby nya, kalau bocah2 SD sih gpp, bisa puas milih sendiri. BBW tahun ini, nyediain playground juga loooh.. jadi bisa aja bawa balita dan pengasuhnya, trus biarin deh mereka di playground nya itu.
5. Spare waktu 5-6 jam, kalau kebetulan udah tau tempatnya dimana aja, lumayan cepet nyari nya, tapi kalau ga, yaaa rada bye maksimal lah nyarinya, walau dari pihak panitia udah membagi section nya trus dibenderain juga tempat-tempatnya, kadang bahkan ada beberapa pengunjung yang sampai minta tolong sama adik-adik manis panitia (serius tampak seperti adik-adik, sepertinya mereka seumuran anak SMA akhir atau kuliah semester awal)
6. Janjian sama teman yang asik.. alias sama-sama kutu buku.. buku addict.. hobi hunting jugaaa… karena ngabisin waktu berjam-jam itu seru jugaaa bareng sohib-sohib

Daftar Haji Indonesia … InsyaAllah

Daftar Haji
Bismillah..dengan berbekal agak-agak bertekad..membulatkan tekad, semoga memang ini jalannya..
Akhirnya.. memutuskan untuk mendaftar haji… (semoga suatu hari diberikan ke”MAMPU”an untuk berangkat)
Dengan berbekal, seperti biasa.. “katanya..katanya”, mencobalah untuk menjalani prosesnya.
Jadi, ternyata.. untuk Daftar Haji.. kudu..
1. Tabungan Haji, tabungan haji ini adalah produk dari Bank-Bank yang diberikan kewenangan oleh Kementerian Agama (Kemenag) RI. Oia, tadinya mau buka di Bank Konvensional, ternyataaaaa… sejak kurleb (kurang lebih) 2-3 tahun yang lalu, yang diberikan kewenangan ini, hanya Bank-Bank dengan label Syariah. Jadi deh, buka tabungan haji di Bank Syariah. Kami membuka tabungan nya di Bank Syariah Mandiri (BSM_red, bukan ngiklan loh ya). Buka Tabungan Haji, syaratnya sama aja.. tinggal bawa KTP dan NPWP aja, ga harus di cabang yang sesuai KTP juga (KTP Jakart Barat, bias buka di cabang Jakarta Selatan), syarat buka tabungan haji tiap Bank, beda-beda, ada yang 100ribu, ada juga yang 500 ribu… truuuus.. kalau udah kebuka, mulai deh.. meniatkan diri untuk menabungkan.. hingga sampai ke NOMINAL SETORAN HAJI -NOMER PORSI (tahun 2017 ini, diinfokan saldonya harus sampai 25 juta, jadi saldo tabungan HARUS sampai ke 25Juta+Saldo minimal tabungan) baruuuu deh bisa melakukan PENDAFTARAN HAJI.
2. Dokumen Pribadi
Selanjutnya.. sambil nabung-nabung, sambil menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan :
a. Dokumen Pribadi (FC dokumen di kertas A4, jangan dipotong yaaa)
• FC KTP : 5 lembar ( 1 FC dalam 1 lembar)
• FC Akta Nikah / Akta Lahir / Ijazah : 2 lembar
• FC Kartu Keluarga : 2 lembar
b. FC Rekening Tabungan Haji : 2 lembar
Tabungan Haji dengan keterangan kalau.. sudah terdebet 25 juta nya.
FC Halaman Depan yang ada keterangan nama kita, dan halaman saldo terakhir dalam 1 halaman A4 yak
c. FC Surat Keterangan Sehat + Keterangan Gol. Darah
Surat Keterangan Sehat bisa diperoleh di puskesmas terdekat, atau.. dari dokter praktek juga gpp, bilang aja untuk DAFTAR HAJI, bukan BERANGKAT HAJI ..
Ket Gol. Darah, bisa didapatkan dari pemeriksaan baru atau kalau dulu-dulu pernah periksa dan ada kartunya, tinggal di fotocopi aja 😃
d. Pasfoto
Pasfoto Haji (dan Umroh) khusus.. berlatar belakang PUTIH, dan yang laki-laki kudu berpeci (eits.. peci atau kerudung nya, dilarang berwarna putih yak) dan 80% WAJAH. Kalau bingung-bingung… tinggal ke Studio Foto yang rada bagusan.. biasanya mereka menyediakan PAKET PASFOTO HAJI dan jangan lupa.. cetak agak banyak yaaak.
( Kebetulan diinfokan oleh BSM : uk 3×4 : 22 lembar ; uk 4×6 : 3 lembar)
e. MAP warna Hijau , kalau mau seragam.. diinfokan MAP DIAMOND kode 5002 😝 : 2 buah, kalau mau berbaik hati kepada orang lain.. bawa agak lebih.. kadang di Kemenag ada yang belum bawa.. jadi bisa kita tolongin 😊

3. Persiapan berkas dari Bank
Yap, setelah saldo kita sampai, dari pihak bank akan menyiapkan dokumen pendaftaran haji.. eits.. ga usah khawatir, dokumen ini, disiapkan oleh pihak Bank ga sampai 30 menit kok.. jadi bisa langsung beres, yaitu :
a. Lembar Validasi dari Bank (Asli) : 4 lembar (berwarna merah-kuning-putih)
b. Surat Penyataan Calon Haji Bermaterai (asli) : 1 lembar
c. Surat Kuasa dari Bank bermaterai (asli) : 1 lembar
d. FC Slip setoran Awal Bank (25 juta) : 1 lembar

Lembar-lembar ini, jangan diganggu gugat.. biarin aja… next step, gabungkan dengan Dokumen pribadi nya untuk next step…. PENDAFTARAN ke Kemenag
Oia.. begitu sudah dapat 4 berkas ini dari Bank, Kebijakannya.. KUDU MESTI HARUS DAFTAR ke KANWIL KEMENAG dalam waktu 5 hari kerja….!!! Jadi, dokumen-dokumen pribadi KUDU MESTI HARUS udah siap Juga.
Next…
Next..
4. PENDAFTARAN HAJI
Pendaftaran Haji dilakukan di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) yang sesuai dengan KTP, kebetulan kami terdaftar sebagai penduduk Jakarta Selatan, sehingga.. kami kucluk-kucluk deh ke Kanwil Kemenag Jaarta Selatan, di…. Daerah Warung Buncit, gedungnya agak-agak “I’m here” alias ga terlalu keliatan, coba aja.. cari-cari gedung dengan catnya agak-agak Hijau. ( dekat REPUBLIKA, kalau dari Arah Mampang, sebelum Pejaten Village. Kalau dari Ps. Minggu.. bisa pakai Metromini (setelah sekian lama.. ngerasain naik metromini lagheeee).
Bagian pendaftaran Haji, di belakang dekat Masjid, di Lt 2 (tulisannya.. tapi sesungguhnya itu lantai ke 3 hehehe. Jam Pelayanan nya, seperti biasa.. Senin-Jum’at, sampai jam 15.00 (istirahat jam 12-13.00) , kami datang jam 13 kurang, alhamdulillah ga ada antrian 😊
Di sini ngapain ajaaaaa…
a. Verifikasi berkas , berkas-berkas yang di atas, memang cuma Fotocopi aja (selain berkas dari Bank yang original), tapi nanti sama petugasnya akan dilakukan verifikasi ke berkas aslinya.
b. Isi Form Pendaftaran
trus, kita dikasi form yang kudu kita tulis tangan, setelah selesai.. tunggu 5-10 menit, nanti dikasi bentuk yang diketik.. jangan lupa.. di CHECK and RE-CHECK.. kalau sudah selesai, selanjutnya…
c. Biometrik, foto digital dan rekam sidik jari , nanti keluar deh.. print out Form Pendaftaran Haji kita, yang lagi-lagi.. kudu di CHECK and RE-CHECK yaaaa… kalau semua udah oke, lalu….
d. Nomer PORSI…..
iyaaaa akhirnya di Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH), di sudut kanannya ada angka NOMER PORSI, Check and Re-check lagi, kalau sudah oke semua, tanda tangan deh.. 5 rangkap.
e. Selesaaaai…..
Dokumen Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) , bukti pendaftaran akan dikembalikan ke calon jamaah (amiin.. amiin).
Terus dengar penjelasan dari petugasnya “kalau nomer porsi kita, akan resmi bisa dilihat di web kemenag untuk melihat kemungkinan tahun keberangkatan”

Note, kenapa kudu harus CHECK-RECHECK ?? : Karena ini dokumen RESMI pakai bangeeet.. disampaikan ke kedutaan dll.. jadi, jangaaan sampai ada yang salah.. ga usah terburu-buru ngerjain isi form nya. Di check nomer rekening, nomer KTP nya, dll..dl.. pelan-pelan aja.

Medio Maret 2017,

Semoga ceritanya berguna…
ga usah takut ribet.. kalau niatnya baik..
insyaAllah dimudahkan.

Oia, daftar antri nya 16 tahun, ini sudah alhamdulillah, Karena bulan sebelumnya aftar antri nya 22 tahun. Terimakasih atas penambahan quota nya.. Raja Salman 😊
(sengaja ditulis.. Minggu kemarin, Raja Salman dari Saudi datang loh ke Indonesia)

Asa untuk sang Kupu-Kupu

Asa untuk sang Kupu-Kupu

Lupus atau Systemic Lupus Erythematosus, tak bisa dipungkiri, adalah sebuah kondisi yang bisa dibilang masih sebuah misteri, ketidakjelasan diagnosa, sehingga terkadang butuh bertahun-tahun dan banyaknya kunjungan ke dokter untuk memahami kondisi ini, hal tersebut pula, yang mendasari Divisi Reumatologi RSUP dr. Hasan Sadikin membuat acara temu pemerhati lupus setiap bulan, dimana dibahas tentang kondisi ini, dengan berbagai narasumber.
membaca buku ini, seperti mengulang kejadian-kejadian kegiatan bulanan yang kami lakukan, yaitu “edukasi pasien”.
sayangnya.. setiap acara yang kami lakukan, hanya dapat tersampaikan kepada segelintir masyarakat (kami menyebutnya “pemerhati”) ,

Kisah perjalanan seorang Odapus (Orang dengan Lupus) ,Anisa untuk memahami kondisinya, bertemu dengan orang lain, mendengarkan penuturan oleh berbagai dokter ahli, dikemas dalam bentuk novel dengan bahasa yang ringan, menyampaikan “bahasa langit” para tenaga medis, dengan cara yang membumi dan luas, kami harapkan, semoga lebih mudah dipahami oleh lebih banyak masyarakat luas.

Asa untuk sang Kupu-Kupu

Asa untuk sang Kupu-Kupu

16730432_10212521939868064_4170736078895022550_n

dsc_0145

dsc_0148

img-20170214-wa0011

img-20170214-wa0013
#wholehearted author
#GoodDoctor
#NicePeopleAlwaysAround
PS : bisa diperoleh di Gramedia terdekat yaaaa